Peduli Kucing

Jumat, 23 Desember 2011

Si Kecil Utha (sembuh tapi jadi Buta Permanen - TERADOPSI )

Kamis, 22 Desember 2011

Menanggapi posting Maria Fransisca di wall PK, kami segera meminta Maria membawa si kecil Utha dibawa ke klinik drh. Magda Rumawas di wilayah pluit, karena kebetulan lokasi maria di cengkareng lebih dekat ke sana, saat ini utha di rawat inap di klinik Drh. Magda Rumawas yang di Bogor, jika tidak ada halangan besok dari Team PK akan ke sana menengok Utha, do'a kan utha yang teman-teman :)

Diagnosa dr dokter menyebutkan Utha menderita Clamydiosis





Sekiranya teman-teman ingin membantu Utha dapat melalui :

Rekening Peduli Kucing :
Rekening Bank BCA
No Rek. 7060 3687 29
a/n Qori

Dengan menuliskan berita UTHA
dan mengirim pemberitahuan via Message pada FB Peduli Kucing

DONASI UTHA KAMI TUTUP

Donasi Utha :
24 Des 2011 Mbak FA Rp. 50.000,-
26 Des 2011 Mbak AM Rp. 50.000,-
26 Des 2011 Mbak AK ST Rp. 50.000,-
27 Des 2011 Mbak RSf Rp. 150.000,-
02 Jan 2012 Mas Dms Rp. 100.000,-
02 Jan 2012 Mbak PA Rp. 100.000.-
02 Jan 2012 Mbak Ll Rp. 100.000,-

04 Jan 2012 Hibah Donasi Rabel Rp. 330.000,-

10 Jan 2012 Mbak LL Rp. 140.000,-
11 Jan 2012 Mbak A G. Her Rp. 300.000,-
24 Jan 2012 Mbak K.S.Derta Rp. 150.000,-
10 Feb 2012 Mas Bramant** Adi Nugr**** Rp. 150.000,-




22 Februari 2012

Utha dijemput dari klinik bogor dan diantar ke rumah keluarga barunya di wilayah Cipete Jakarta, terimakasih banyak kepada klinik dan dokter hewan yang merawat utha, kepada adopternya dan atas do'a, donasi, support teman-teman semua.

Biaya perawatan UTHA 22 Desember 2011 s/d 22 Februari 2012
sebesar Rp. 600.000,-

TOTAL DONASI UTHA Rp. 1.670.000,-
biaya pengobatan dan perawatan Rp. 600.000,-



Terdapat sisa dari DONASI UTHA SEBESAR RP. 1.070.000,-

Terimakasih / Warm Regards,
Peduli Kucing

Rabu, 21 Desember 2011

Laporan Hasil Booth Peduli Kucing pada acara 10th Anniversary Purina 19 Desember 2011

Dearest All,

Alhamdulillah...bersyukur sekali
kita bisa diberi kesempatan buat edukasi, berinteraksi langsung dengan masyarakat umum, mengenalkan tentang binatang kesayangan agar semakin banyak orang yang peduli dan menjadi pemilik kucing yang bertanggung jawab.

Terimakasih banyak kepada Pihak Nestle Purina Friskies - Pet Care Division yang sudah memberikan kepercayaan dan kesempatan kami untuk berpartipasi dalam acara 10th Anniversary Purina 19 Desember 2011 - Gedung Arcadia dan tak lupa juga kepada teman-teman yang udah bersedia berpartisipasi dalam men-support dan ikutan jungkir balik demi kucing-kucing terlantar ini....semoga 'amal ibadah kita diterima...amien

Laporan Hasil Bersih Booth Peduli Kucing pada Acara ini adalah sebesar Rp. 500.000,-
Kemudian jumlah total tersebut di atas akan kami masukan ke dalam Laporan Keuangan Peduli Kucing Bulan Desember 2011 .

Walaupun mungkin apa yang kita lakukan tidak lah banyak....tapi semoga berkah dan bermanfaat....

Dokumentasi :














Warm Regards,
Peduli Kucing © 2011

Coco ly - feline cerebellar hypoplasia (paralyze karena syaraf otaknya terganggu karena otaknya mengecil ) - TERADOPSI

Dearest All,

28 November 2011

Coco ly adalah kucing stray rescue team PK, ditemukan depan restaurant di wilayah senopati saat itu kondisi coco ly berjalan dengan terhuyung-huyung, kemudian segera di bawa ke klinik Pet Vet Sudirman kemudian setelah dilakukan serangkaian test, bahkan sampai membahasnya kepada dokter senior di Jerman, kesimpulannya coco ly menderita feline cerebellar hypoplasia (paralyze karena syaraf otaknya terganggu karena otaknya mengecil )




DR SHENANNDOAH DIEHL ANSWER

I think Coco could have been exposed in utero when the mom had either a vaccine for Panleukopenia, or was sick from Panleuk. If a cat is exposed during pregnancy, the virus can cause the cerebellar hypoplasia in the kittens. Maybe the mom received a modified live feline panleukopenia vaccine during pregnancy or just got the virus then, but you cannot tell since she is stray. Since feline panleukopaenia will cause the problems with development of the brain when she is still not born yet, she does not shed virus, so you will have a negative test (and the virus in the kitten does not induce antibodies since the kitten is too young in the uterus). She will only be positive if she got sick from the virus after born, and you would see the diarrhea, fever, low white count, and other things, but she is not having that now, and so the test will be negative. You have no other way to know it for sure except your brain telling you that this is all it can be. Go to the website:

http://www.videosurf.com/videos/feline+cerebellar+hypoplasia

and watch the cats with cerebellar hypoplasia (CH) and see if she looks like them. If so, she has to have been exposed as a young kitten before birth, and there is no treatment, but she can do okay as long as she can eat and does not fall down and hurt herself when walking. She will never get worse, so if she's okay, then no treatment is needed. I don't believe accupuncture will change anything, since it is a development problem and the brain is already developed as much as she can be.

Coco ly di Klinik Pet Vet (ditangani oleh drh. Eka)

Video coco ly bisa dilihat di blog ini atau pada facebook Peduli Kucing

Tagihan pengobatan Cocoly pada Klinik PetVet Total Rp. 1.027.500 - dibukukan pada Laporan Keuangan Peduli Kucing bulan Desember 2011 untuk biaya :

1. Rawat inap 23 hari - 28 November s/d 21 Desember 2011
2. Dua kali X-ray 28 November dan 29 November 2011
3. Test Toxo dan Test Panleukopenia
4. Vaksin Tetracat



Warm Regards,
Peduli Kucing

video

Selasa, 13 Desember 2011

Cookies - kucing berkaki tiga yang hernia (SEMBUH DAN TERADOPSI)

Dearest All,

Senin, 12 Desember 2011

Cookies di rescue oleh team PK di wilayah Cipinang Cempedak,
Cookies waktu itu berada di dekat seorang penjual bakso, melihat kondisi Cookies akhirnya dibawa ke Klinik Pet Smile Duren Sawit, menurut Diagnosa Dokter, Cookies mengalami luka abses di leher dan hernia besar di perut kanannya kemungkinan akibat benturan bisa karena tertabrak kendaraan, saat ini kondisi cookies stabil, salah satu kaki belakang cookies juga buntung tapi tidak mengalami infeksi.

Kemarin cookies langsung dioperasi, sekarang masih dalam masa penyembuhan







Selasa, 13 Desember 2011
Pasca Operasi Hernia



Donasi untuk Cookies :
13 Desember 2011 Mbak L Rp. 100.000,-
13 Desember 2011 Mbak AE Rp. 200.000,-
16 Desember 2011 Mbak MI Rp. 100.000,-

Total Donasi : Rp. 400.000,-

Sekiranya teman-teman ingin membantu Cookies dapat melalui :

Rekening Peduli Kucing :
Rekening Bank BCA
No Rek. 7060 3687 29
a/n Qori

Dengan menuliskan berita COOKIES
dan mengirim pemberitahuan via Message pada FB Peduli Kucing

Do'akan Cookies teman-teman
Bon Biaya Pengobatan Cookies pada Klinik Pet Smile Duren Sawit sebesar Rp. 405.000,-
Total Donasi Cookies Rp. 400.000,- + Kas Peduli Kucing Rp. 5.000,-



Saat ini cookies dalam perawatan foster home selama belum mendapatkan calon adopter yang cocok, ayo teman-teman yang bersedia merawat cookies :)







19 Mei 2012 - Cookies dijemput adopternya Mbak Onne, cookies sekarang bahagia punya kamar bersama teman-teman, dan setiap pagi cookies diajak jalan-jalan di rumput halaman kalau kamarnya sedang dibersihkan :)

Terimakasih / Warm Regards
Peduli Kucing

Kamis, 08 Desember 2011

Laporan Keuangan "Peduli Kucing" periode Bulan NOVEMBER 2011

Dearest All,

Terimakasih atas do'a, sumbangan dan support teman-teman semua...
Alhamdu lillah begitu banyak berkah yang didapat, sehingga kita bisa terus berusaha demi kegiatan sterilisasi kucing-kucing jalanan dan rescue kucing-kucing terlantar.

Berikut Laporan Keuangan "Peduli Kucing" periode Bulan NOVEMBER 2011
Klik pada Gambar Laporan di bawah ini untuk melihat lebih besar dan jelas, setelah Gambar Tampil Klik "Show Original" pada pojok kiri bawah kemudian double klik untuk ZOOM



Untuk details dan tanda terima bukti pembayaran pengobatan Jaka, Sasa dan chiko dapat dilihat dalam laporan kegiatan tentang Jaka, Sasa dan Chiko

Kemudian satu donasi yang tidak mencantumkan nama, memberitahu Pihak Peduli Kucing, kami beri tanda warna orange pada laporan keuangan bulan November 2011

Warm Regards,
Peduli Kucing